Esensi dari content ini adalah memunculkan kesadaran dan tindakan sebagai seorang pemimpin. Proaktif Insani Mulia tidak mengartikan Kepemimpinan / Pemimpin sebagai sebuah posisi/jabatan melainkan sebagai sebuah kemampuan dari seseorang/Insani untuk melakukan sebuah tindakan dan perubahan yang membuat kehidupan pada dirinya dan lingkungannya menjadi lebih baik. Kepemimpinan lebih dilihat sebagai sebuah kata kerja dan kata sifat yang bisa diadopsi siapa saja dalam peran apa saja. Yang paling utama adalah bagaimana Kepemimpinan mampu memunculkan Potensi Kekuatan Unik di setiap Insani dan Organisasi.

Leadership Angle:

Saya melihatnya sebagai sebuah opportunity baru untuk sebuah tatanan dunia baru. Artinya setiap Leader berapa pun usia mereka; secara mental intellectual emotional dan spiritual connect dengan millennial age. Sebuah era dimana terjadi hiperkonektifitas yang membuat segalanya terhubung baik fisik mapun non fisik. Di era inilah segala kebermungkinan bisa terjadi. Kita bisa mendapatkan informasi, barang, jasa secara cepat; murah dan tidak kalah dalam kualitas. Luar biasa era millennial ini. Namun dibutuhkan sebuah sudut pandang Kepemimpinan/Leadership yang berbeda untuk kita bisa mendapat kesempatan tersebut. Inilah era dimana VUCA (Volatile; Uncertani; Complex; Ambique) terjadi. Untuk mengatasinya kita gunakan VUCA juga yaitu: Vision; Understand; improve Capability; Adapting. Inilah leader yang siap dengan millennial age dgan kondisi tatanan masyarakat dan dunia yang sangat berubah.

Menjadi pemimpin bagi para millennials membutuhakn kematangan; kecerdasan serta kelenturan agar bisa muncul kepercayaan. Kepercayaan adalah modal utama bagi Leaders; dengan Kepercayaan kita bisa membangun keberuntungan baik secara profit oriented mapun non-profit oriented.

Memimpin era ini justru kita harus kembali pada akar kekuatan unik kita. Cobalah mendeteksi apa yang menjadi kekuatan unik kamu. Kenali beberapa hal ini: 1. Orang lain melakukannya sulit sementara kamu melakukannya mudah; 2. Semakin kamu lakukan semakin bersemangat kamu; 3. Ada pihak lain yang mau mengeluarkan uang utk 2 hal diatas tersebut (economic engine). Inilah era dimana segalanya menjadi mungkin selama kita memiliki mindset yang tepat dengan era ini.

Lesson learnt for me:

Jadilah manusia yang memiliki kepribadian pemimpin dengan ciri sebagai berikut: Acceptance menerima segala perubahan tanpa harus menjadi defensive; belajarlah hal-hal baru dari dunia millennial ini. Responsibility, pahami peran apa yang sedang kamu mainkan; munculkanlah rasa tanggung jawab dari peran yang kamu sedang emban; apakah itu peran dalam kehidupan pribadi, professional maupun sosial. Vision, ekspektasikan kehidupan masa depan yang engkau inginkan; jangan mempermasalahkan masalah; mulailah membuat skenario kehidupan masa depanmu yang lebih positif, cerah dan bernilai tambah.

Berubahlah kearah pribadi yang lebih “sharing” oriented bukan melulu masalah “ownership”. Segala yang ada adalah milik Tuhan, kita diberikan titipan oleh-Nya; gunakan titipan tersebut untuk memunculkan nilai tertinggi dari dirimu yaitu menjadi Pemimpin / Khalifah. Pemimpin adalah orang-orang yang melalui lingkaran pengaruhnya mampu membuat perubahan pada hidup ini ke arah yang lebih baik.

Gunakanlah gadget; medsos dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang ada di era millennial ini dengan bijak. Buatlah Visi dan misi hidup yang jelas sebelum engkau masuk mengarungi dunia millennial yang penuh dengan kesempatan namun juga penuh dengan tipuan. Berdayakan dirimu sebelum situasi merperdayakanmu.

Salam Leadership in Action 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *